Survei Opini Masyarakat Terhadap Peran Polri dalam Program Program Kerakyatan Presiden Prabowo.

Saturday, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chakradetik.com – Jakarta – Dari hasil temuan survei terkait keterlibatan kepolisian dalam program swasembada pangan mendapat respons beragam dari masyarakat yang terwakili oleh 1580 responden terpilih di 34 Provinsi di Indonesia. Kata Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Dedi Rohman dalam keterangannya kepada wartawan Sabtu, (25/4/2026).

Survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menunjukkan sebanyak 52,3 persen responden yang mengetahui adanya peran kepolisian dalam program Ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, Sementara sebanyak 45,2 persen tidak mengetahui peran Polri dalam program Ketahanan pangan dan selebihnya 2,5 persen tidak menjawab.

Sementara penilaian publik terhadap keikutsertaan Polri pada program Ketahanan pangan sebanyak 78,7 Persen Mengapresiasi positif dan menilai kinerja kepolisian dalam program tersebut baik dimana Mereka menilai Polri dinilai berhasil menyukseskan program pemerintah.

“Salah satunya, membantu mewujudkan swasembada pangan yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat dan sebanyak 17,4 % kurang mengapresiasi dan menyatakan itu bukan tugas Polri atau peran kepolisian di luar fungsi utamanya ,dan selebihnya 3,9 persen tidak menjawab,” tegas Dedi Rohman.

Survei juga menemukan Bahwa masyarakat memberikan penilaian positif terhadap peran aktif Polri dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana sebanyak 83,8 persen responden survei mengapresiasi keterlibatan kepolisian, Polri dinilai berhasil meningkatkan citra humanis melalui pengawasan mutu pangan (Security food) dan distribusi yang tertib, terutama melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” ujar Dedi Rohman.

“Dan hanya 13,8 persen yang kurang mengapresiasi keterlibatan Polri dalam Program MBG dan sebanyak 2,4 persen tidak menjawab,” tambahnya.

“Temuan apresiasi masyarakat yang positif terhadap keikutsertaan Polri dalam Program MBG memiliki korekasi positif dengan adanya Sorotan internasional dari Delegasi Kedutaan Besar Prancis dan Tim Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan diplomatik ke SPPG Polri Pejaten,” ungkap Dedi Rohman.

Kunjungan menjadi bentuk pengakuan atas peran Polri dalam memastikan program MBG berjalan cepat, masif, aman, higienis, dan berstandar tinggi.

“Juga Rockefeller Foundation yang mengapresiasi inovasi Polri dalam membangun sistem penyediaan pangan bergizi yang efisien, aman, dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian terkait kinerja Polri dalam menciptakan tingkat rasa aman masyarakat serta kepercayaan terhadap penegak hukum juga menunjukan penilaian positif terhadap kinerja Polri. Hal tersebut ditunjukkan dengan temuan survei diantaranya.

Dalam temuan Survei terkait indikator Aman berjalan diluar rumah sendiri pada malam hari sebanyak 88,7 Persen responden menyatakan merasa aman berjalan di malam hari di luar rumah.

Hal ini menunjukkan Bahwa tingkat keamanan di Indonesia berada dalam kondisi yang baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Terkait Tiga Indikator pada Pelayanan publik, Penegakan hukum, maupun Pengawasan internal oleh Polri.

“Temuan survei menunjukan sebanyak 81,2 persen responden puas pada kinerja Polri terhadap pelayanan publik oleh Polri seperti pelayanan dalam mengurus SIM, membuat pelaporan dan membantu arus lalu lintas terutama saat liburan dan program mudik dan sebanyak 16,6 persen belum puas atau tidak puas dan sebanyak 2,2 persen tidak menjawab,” terang Dedi.

Terkait penegakan hukum oleh Polri sebanyak 75,1 persen responden juga puas dengan kinerja Polri diantaranya terkait pemberantasan judi, Perdagangan manusia, Narkoba, Kejahatan ekonomi, Penimbunan BBM dan Pangan dll. Sementara sebanyak 20,7 Persen tidak puas dengan kinerja Polri dan 4,2 persen Tidak menjawab.

Terkait pengawasan Internal Polri yang informasinya didapat masyarakat dari media sosial dan media mainstream sebanyak 76, 7 Persen responden Puas dengan kinerja Polri dalam Hal pengawasan Internal terhadap anggota Polri yang melanggar dan sebanyak 20,4 persen Tidak Puas dan sebanyak 2,9 persen Tidak Menjawab.

Polri juga memperoleh tingkat kepercayaan masyarakat dimana sebanyak 79,2 persen responden Percaya dengan kinerja Institusi yang merupakan akumulasi dari kategori sangat percaya dan percaya. Angka tersebut menunjukkan tren positif, di mana kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara terus mengalami pemulihan.

Ini merupakan tingkat kepercayaan pasca kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025 lalu. Kini, citra dan kepuasan publik terhadap kinerja Polri kembali menguat di mata masyarakat.

Hasil survei kinerja Polri ini juga memiliki korelasi yang kuat dengan kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Dimana hasil survei sebanyak 80,7 Persen responden Puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subuanto, dimana Polri ikut serta mensukseskan Program Ketahanan pangan dan MBG serta kesetersediaan BBM dan Pangan dan Rasa aman diseluruh Indonesia.

“Survei Indonesia Development Monitoring menggunakan metode Multistage Random Sampling, dengan pengumpulan data dilakukan pada 7–20 April 2026. Sebanyak 1.580 responden dari berbagai kalangan masyarakat di 34 provinsi di Indonesia dilibatkan dalam penelitian ini. Seluruh responden berusia antara 17 hingga 65 tahun, terdiri dari pria dan wanita yang dipilih secara acak untuk mewakili populasi nasional,” terang Dedi Rohman.

“Hasil survei ini memiliki Tingkat Kepercayaan 95 % dan Margin of Error kurang lebih 2,47 % ,” tegasnya.

“Metode survei dilakukan secara tatap muka langsung guna memastikan validitas dan kedalaman jawaban responden terhadap berbagai isu kepolisian, pelayanan publik, dan penegakan hukum di tanah air,” Pungkas Dedi Rohman.

Berita Terkait

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru
MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA
JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja
Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026
Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana
Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 19:38 WIB

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

Tuesday, 6 October 2026 - 21:57 WIB

MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA

Tuesday, 6 October 2026 - 17:41 WIB

JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor

Tuesday, 6 October 2026 - 17:08 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja

Monday, 5 October 2026 - 18:54 WIB

Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026

Sunday, 4 October 2026 - 14:37 WIB

Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana

Sunday, 4 October 2026 - 12:16 WIB

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terbaru