Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Semester I 2026 Capai 81,5 Persen

Thursday, 30 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei nasional yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama tahun 2026 mencapai 81,5 persen. Tingginya tingkat kepuasan tersebut dipengaruhi oleh penilaian positif masyarakat terhadap upaya penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi pada program-program prioritas pemerintah, serta kemampuan menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika geopolitik global.

Direktur Eksekutif IDM, Dedy Rohman, mengatakan survei dilaksanakan pada 11–20 Juli 2026 dengan melibatkan 1.640 responden di seluruh Indonesia menggunakan metode Multistage Random Sampling, tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error ±2,37 persen.

“Hasil survei ini menunjukkan masyarakat masih memberikan kepercayaan yang tinggi kepada Presiden Prabowo. Penegakan hukum terhadap korupsi dan upaya menjaga stabilitas ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong tingkat kepuasan publik,” ujar Dedy Rohman dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).

Selain tingkat kepuasan sebesar 81,5 persen, survei juga mencatat 11,2 persen responden menyatakan belum puas terhadap kinerja Presiden, sementara 7,3 persen tidak memberikan jawaban.

Dalam aspek penegakan hukum, sebanyak 86,7 persen responden menyatakan puas terhadap langkah pemerintah memberantas korupsi pada program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, dan Bantuan Sosial (Bansos). Sementara itu, 65,3 persen responden menilai pemerintah mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional, dan 75,3 persen memberikan penilaian positif terhadap pola komunikasi Presiden kepada masyarakat, meski aspek ini masih menjadi salah satu catatan evaluasi.

Survei juga menunjukkan mayoritas masyarakat masih mendukung program-program prioritas pemerintah. Program Sekolah Rakyat memperoleh tingkat dukungan tertinggi sebesar 85,6 persen, disusul Bantuan Sosial sebesar 81,2 persen, Makan Bergizi Gratis sebesar 68,4 persen, serta Koperasi Desa Merah Putih sebesar 53,5 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Pengamat Politik dari Perguruan Tinggi Dakwah Islam (PTDI) Jakarta Utara, Jamaluddin Hadam, S.Sos.I, menilai tingginya tingkat kepuasan publik mencerminkan masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum dan menjaga stabilitas ekonomi menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap persepsi positif masyarakat.

“Survei ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memberikan legitimasi yang kuat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Namun, tingkat kepuasan yang tinggi juga harus dijadikan motivasi bagi pemerintah untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Jamaluddin.

Ia menambahkan, pemerintah juga perlu meningkatkan kualitas komunikasi publik agar setiap kebijakan dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang efektif akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah.

Berdasarkan hasil survei tersebut, IDM menyimpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026 masih didominasi penilaian positif. Namun, pemerintah tetap diharapkan menjadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi, serta efektivitas komunikasi kepada masyarakat.

Berita Terkait

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru
MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA
JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja
Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026
Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana
Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 19:38 WIB

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

Tuesday, 6 October 2026 - 21:57 WIB

MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA

Tuesday, 6 October 2026 - 17:41 WIB

JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor

Tuesday, 6 October 2026 - 17:08 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja

Monday, 5 October 2026 - 18:54 WIB

Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026

Sunday, 4 October 2026 - 14:37 WIB

Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana

Sunday, 4 October 2026 - 12:16 WIB

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terbaru