Survei Panel Survei Indonesia: Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 80,4 Persen dalam 21 Bulan

Tuesday, 4 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Panel Survei Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka selama 21 bulan masa kepemimpinan.

Survei ini memotret persepsi publik menjelang dua tahun pemerintahan, khususnya terhadap sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), BPJS Kesehatan, efisiensi anggaran, Sekolah Rakyat, Bantuan Sosial (Bansos/BLT), serta stabilitas harga dan ketersediaan sembako.

Hasilnya, sebanyak 80,4 persen responden menyatakan puas, sementara 16,7 persen tidak puas, dan 2,9 persen tidak menjawab.

Direktur Eksekutif PSI, Djusman H. Umar, menyebut tingginya tingkat kepuasan menunjukkan mayoritas masyarakat merasakan langsung manfaat program pemerintah.

«“Publik melihat adanya komitmen pemerintah dalam membantu kehidupan masyarakat, menjaga stabilitas harga dan pasokan sembako di tengah ketidakpastian global,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).»

—

Program Rakyat Jadi Penopang Kepuasan

Tingkat kepuasan publik dipengaruhi oleh keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program sosial prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG):

– 98,3% responden mengetahui program ini
– 73,2% ingin program dilanjutkan
– 20,8% ingin dihentikan
– 6% tidak menjawab

BPJS Kesehatan:

– 96,8% mengetahui program
– 87,4% ingin dilanjutkan
– 10,4% ingin dihentikan
– 2,2% tidak menjawab

Efisiensi Anggaran:

– 71,8% mengetahui program
– 76,1% menilai sesuai tujuan
– 21,9% menilai belum sesuai
– 2% tidak menjawab

Sekolah Rakyat:

– 67,2% mengetahui program
– 81,7% puas dan setuju
– 13,6% tidak puas
– 4,7% tidak menjawab

Bansos/BLT:

– 94,1% mengetahui program
– 85,5% puas dan ingin dilanjutkan
– 8,2% ingin dihentikan
– 6,3% tidak menjawab

Stabilitas Harga dan Sembako:

– 77,4% puas
– 18,7% tidak puas
– 3,9% tidak menjawab

—

Simulasi Politik: Gerindra dan Prabowo Unggul

PSI juga memotret simulasi pilihan politik jika pemilu digelar saat survei dilakukan.

Simulasi Partai Politik:

– Gerindra: 28,7%
– PDIP: 22,3%
– Golkar: 10,1%
– PKB: 9,8%
– PAN: 8,2%
– Lainnya: 15,4%
– Tidak menjawab: 5,5%

Simulasi Pilpres (Figur):

– Prabowo Subianto: 48,3%
– KDM: 19,1%
– Anies Baswedan: 9,3%
– Gibran Rakabuming Raka: 7,5%
– Ahok: 4,6%
– Lainnya: 10,2%
– Tidak menjawab: 1%

—

Kinerja Kabinet dan Lembaga Negara

Secara umum, kinerja Kabinet Merah Putih juga mendapat penilaian positif:

– 63,7% puas
– 25,2% tidak puas
– 11,1% tidak menjawab

Sementara lembaga negara yang paling dipercaya publik:

– Mahkamah Konstitusi: 23%
– KPK: 21,3%
– Polri: 20,1%
– TNI: 15,7%
– Kejagung: 9,3%
– Lainnya: 4,3%
– Tidak menjawab: 3%

—

Kesimpulan Survei

PSI menyimpulkan tingkat kepuasan publik yang tinggi (80,4 persen) dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

1. Tingginya pengetahuan masyarakat terhadap program pemerintah
2. Manfaat program sosial yang dirasakan langsung
3. Stabilitas harga dan ketersediaan sembako
4. Efisiensi anggaran yang mulai dipahami publik
5. Persepsi positif terhadap kinerja pemerintah dan lembaga negara

—

Metodologi Survei

– Waktu: 20–27 Juli 2026
– Jumlah responden: 1.270 orang
– Cakupan: Seluruh provinsi di Indonesia
– Metode sampling: Multistage Random Sampling
– Pengumpulan data: Wawancara tatap muka (verifikasi digital)
– Margin of Error: ±2,75%
– Tingkat kepercayaan: 95%

Responden merupakan warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, dengan komposisi proporsional berdasarkan wilayah, jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, serta karakteristik perkotaan dan perdesaan.

—

Panel Survei Indonesia (PSI) merupakan lembaga riset independen yang fokus pada survei opini publik, analisis kebijakan, serta kajian ekonomi, politik, dan pemerintahan. PSI berkomitmen menghadirkan riset berbasis metodologi ilmiah guna memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Berita Terkait

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru
MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA
JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja
Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026
Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana
Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 19:38 WIB

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

Tuesday, 6 October 2026 - 21:57 WIB

MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA

Tuesday, 6 October 2026 - 17:41 WIB

JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor

Tuesday, 6 October 2026 - 17:08 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja

Monday, 5 October 2026 - 18:54 WIB

Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026

Sunday, 4 October 2026 - 14:37 WIB

Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana

Sunday, 4 October 2026 - 12:16 WIB

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terbaru