Hingga Dini Hari, Massa Aksi Masih Bertahan di Depan Gedung DPR RI

Friday, 28 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian hingga memasuki Jumat (28/8/2026) dini hari. Sejumlah massa aksi dilaporkan masih bertahan di kawasan sekitar kompleks parlemen setelah rangkaian demonstrasi yang berlangsung sejak Kamis (27/8).

Sebelumnya, massa dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa dan kelompok masyarakat, memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Salah satu tuntutan yang mencuat dalam aksi tersebut adalah desakan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera diselesaikan.

Memasuki malam hari, aparat kepolisian melakukan langkah pengamanan dan pembubaran secara bertahap. ANTARA melaporkan polisi mulai melakukan pembubaran terhadap massa yang masih bertahan, sementara Polda Metro Jaya menyatakan pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis serta tetap mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

Namun, dinamika di lapangan masih berlangsung. Aparat tetap melakukan penjagaan di sejumlah titik sekitar Gedung DPR/MPR RI untuk mengantisipasi massa kembali berkumpul dan menjaga keamanan kawasan.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga melakukan pendataan terhadap fasilitas umum yang mengalami kerusakan setelah terjadi aksi yang berujung ricuh. Polisi menyebut penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional warga negara, tetapi pelaksanaannya tetap harus mengikuti ketentuan hukum dan menjaga ketertiban umum.

Hingga dini hari, perhatian publik masih tertuju pada situasi di depan Gedung DPR RI. Aparat keamanan diharapkan dapat menjaga kondisi tetap kondusif, sementara massa aksi diimbau menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa melakukan tindakan yang dapat membahayakan masyarakat maupun merusak fasilitas publik.

Perkembangan situasi di kawasan Gedung DPR RI masih akan terus dipantau.

Berita Terkait

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru
MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA
JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja
Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026
Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana
Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 19:38 WIB

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

Tuesday, 6 October 2026 - 21:57 WIB

MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA

Tuesday, 6 October 2026 - 17:41 WIB

JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor

Tuesday, 6 October 2026 - 17:08 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja

Monday, 5 October 2026 - 18:54 WIB

Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026

Sunday, 4 October 2026 - 14:37 WIB

Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana

Sunday, 4 October 2026 - 12:16 WIB

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terbaru