Serikat Pekerja Pelindo Dukung Kebijakan Manajemen Pelindo

Friday, 13 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chakradetik.com – Jakarta, Jum’at, 13-3-2026 – Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu menyoroti potensi dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah terhadap stabilitas logistik global dan operasional pelabuhan di Indonesia yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Ketua Harian Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Djusman Hi Umar mengatakan eskalasi ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel berpotensi memengaruhi stabilitas perdagangan global, rantai pasok internasional, serta dinamika operasional pelabuhan di Indonesia.

“Konflik geopolitik di Timur Tengah memiliki implikasi luas terhadap stabilitas perdagangan global. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan di sektor kepelabuhanan perlu mencermati perkembangan ini secara serius,” kata Djusman dalam Konferensi Persnya di sekretariat SPPI Tanjung Priuk, Jakarta Utara padaJumat, (13/3/2026).

Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia Bersatu (SPPI Bersatu) menilai situasi tersebut perlu dicermati secara serius karena kawasan Timur Tengah merupakan jalur strategis perdagangan dan distribusi energi dunia.

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Gatot Sugihana menjelaskan salah satu dampak yang berpotensi terjadi adalah kenaikan harga energi global. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait potensi gangguan jalur pelayaran di Selat Hormuz, dapat memicu lonjakan harga minyak dunia yang diperkirakan dapat menembus angka 100 dolar AS per barel.

“Kawasan Timur Tengah merupakan jalur strategis perdagangan dan distribusi energi dunia. Gangguan terhadap jalur pelayaran, termasuk di Selat Hormuz, berpotensi memicu kenaikan harga minyak global yang pada akhirnya berdampak pada biaya operasional pelayaran internasional,” ujar Gatot.

Menurut dia, kenaikan biaya operasional pelayaran tersebut pada akhirnya dapat berdampak pada meningkatnya biaya logistik global serta memengaruhi aktivitas bongkar muat dan arus perdagangan di pelabuhan-pelabuhan Indonesia, terutama yang melayani kegiatan impor dan ekspor.

Selain itu, konflik di kawasan Timur Tengah juga berpotensi mengganggu rute pelayaran internasional. Sejumlah perusahaan pelayaran global disebut telah melakukan penyesuaian terhadap rute pelayaran, termasuk menunda transit atau mengalihkan jalur pelayaran yang melewati kawasan konflik.

Perubahan tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan jadwal kapal, perubahan rute logistik, hingga peningkatan kepadatan di sejumlah pelabuhan internasional yang pada akhirnya juga dapat memengaruhi operasional terminal pelabuhan yang dikelola Pelindo.

Ketua Umum DPP Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia Bersatu Dodi Nurdiana menilai optimalisasi operasional pelabuhan menjadi langkah penting guna menjaga stabilitas layanan logistik nasional.

“Peningkatan efisiensi pelayanan kapal dan barang serta upaya menekan waktu tunggu kapal atau port stay menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing sektor logistik Indonesia di tengah ketidakpastian global,” kata Dodi.

Ia menambahkan meskipun aktivitas perdagangan domestik saat ini relatif stabil, dampak tidak langsung dari konflik global tetap perlu diantisipasi.

Fluktuasi harga energi, potensi tekanan inflasi, serta gangguan rantai pasok internasional dinilai dapat memengaruhi arus peti kemas dan efisiensi operasional pelabuhan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, SPPI Bersatu juga menyerukan kepada seluruh pekerja Pelindo sebagai garda terdepan penjaga pintu gerbang perekonomian nasional untuk tetap menjaga profesionalisme, solidaritas, dan komitmen dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan nasional.

“Kami menyerukan kepada seluruh pekerja Pelindo untuk tetap menjaga profesionalisme, solidaritas, dan komitmen dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan nasional, termasuk dalam menghadapi dinamika global yang dapat memengaruhi rantai pasok internasional,” ujar Dodi.

Seruan tersebut juga mencakup kesiapsiagaan dalam menyukseskan arus mudik Hari Raya Idulfitri di seluruh pelabuhan Indonesia guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat serta terciptanya pelayanan publik yang aman, tertib, dan manusiawi.

Selain itu, pekerja pelabuhan diminta menjaga kelancaran distribusi logistik nasional, khususnya di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik yang berpotensi memengaruhi rute perdagangan internasional dan biaya logistik.

“Ketersediaan pasokan kebutuhan pokok, bahan bakar minyak (BBM), dan barang strategis lainnya harus menjadi prioritas bersama guna menjaga stabilitas ekonomi nasional,” kata dia.

Serikat pekerja juga menyatakan dukungan terhadap program strategis pemerintah, termasuk kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan logistik nasional melalui transformasi pelabuhan, digitalisasi layanan, serta peningkatan efisiensi operasional guna menekan biaya logistik nasional.

Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu meyakini dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan komitmen seluruh pekerja pelabuhan, sektor kepelabuhanan Indonesia akan tetap mampu menjaga stabilitas layanan logistik nasional di tengah berbagai tantangan global.

Berita Terkait

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru
MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA
JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja
Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026
Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana
Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 19:38 WIB

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

Tuesday, 6 October 2026 - 21:57 WIB

MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA

Tuesday, 6 October 2026 - 17:41 WIB

JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor

Tuesday, 6 October 2026 - 17:08 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja

Monday, 5 October 2026 - 18:54 WIB

Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026

Sunday, 4 October 2026 - 14:37 WIB

Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana

Sunday, 4 October 2026 - 12:16 WIB

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terbaru