Hingga Saat Ini, Polda Metro Jaya Amankan 105 Orang dalam Operasi Pekat Jaya 2026

Thursday, 5 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

chakradetik.com // Jakarta — Polda Metro Jaya menyatakan hingga saat ini telah mengamankan 105 orang terkait aksi tawuran selama pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers penegakan hukum yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (4/2/2026).

Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan Operasi Pekat Jaya 2026 digelar selama 15 hari, mulai 28 Januari hingga 11 Februari 2026. Operasi tersebut dilaksanakan secara serentak dengan sasaran gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang kerap melibatkan remaja dan terjadi pada malam hingga dini hari.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imannudin menjelaskan, dari hasil penindakan yang dilakukan Polda Metro Jaya hingga saat ini, sebanyak 105 orang berhasil diamankan. Dari jumlah tersebut, sebagian dilakukan pembinaan dan sebagian lainnya diproses hukum.

“Dari 105 orang yang diamankan Polda Metro Jaya, sebanyak 55 orang dilakukan pembinaan, sedangkan 50 orang ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka terdiri dari 31 anak berhadapan dengan hukum dan 19 orang dewasa,” ungkapnya.

lebih lanjut, Polisi juga menyita 105 barang bukti berupa 56 bilah senjata tajam, 13 unit sepeda motor, serta 36 unit alat komunikasi. Barang bukti tersebut diduga digunakan untuk provokasi dan koordinasi aksi tawuran melalui media sosial.

Para tersangka dijerat Pasal 307 KUHP terkait kepemilikan senjata tajam, Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan, serta Pasal 262 KUHP mengenai kekerasan secara bersama-sama di muka umum, dengan ancaman pidana maksimal hingga 7 tahun penjara. Sementara itu, penanganan terhadap tersangka anak dilakukan sesuai ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak.

Selain itu, Kompol Andaru Rahutomo menambahkan pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, pihak sekolah, hingga lingkungan, untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya tawuran. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke Hotline 110 atau kantor polisi terdekat apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

Berita Terkait

Komunitas Rumah Kita Pimpinan Sabri Saiman Gelar Donor Darah & Santuni Anak Yatim: Wujud Cinta Nyata untuk Jakarta Utara
Menjelang Hari Raya IdulAdha 1447 Hijriah Panitia di Bekali Tehnik Pemotongan Hewan Kurban
Parkir Berbayar Tak Menjamin Aman, Pengunjung Plaza Pasifik MOI Kehilangan Motor
Percakapan Kepala Sekolah SDIT Juara Viral, Sebut Kasus Merupakan Persoalan Individu
Membangun Kekuatan Maritim Sovereign : Langkah Strategis Danantara Menuju Indonesia 2045
KODIM 0502/JAKARTA UTARA GELAR KARYA BAKTI TNI AD DI MUSHOLA HUDA
Ayah Korban Minta Keadilan atas Kasus Dugaan Asusila di SDIT Juara
GEMA CITA Apresiasi Teknologi Hidrotermal Percepat Pengolahan Sampah Jakarta

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 15:54 WIB

Komunitas Rumah Kita Pimpinan Sabri Saiman Gelar Donor Darah & Santuni Anak Yatim: Wujud Cinta Nyata untuk Jakarta Utara

Tuesday, 19 May 2026 - 21:46 WIB

Menjelang Hari Raya IdulAdha 1447 Hijriah Panitia di Bekali Tehnik Pemotongan Hewan Kurban

Saturday, 16 May 2026 - 20:23 WIB

Percakapan Kepala Sekolah SDIT Juara Viral, Sebut Kasus Merupakan Persoalan Individu

Wednesday, 13 May 2026 - 23:28 WIB

Membangun Kekuatan Maritim Sovereign : Langkah Strategis Danantara Menuju Indonesia 2045

Wednesday, 13 May 2026 - 13:23 WIB

KODIM 0502/JAKARTA UTARA GELAR KARYA BAKTI TNI AD DI MUSHOLA HUDA

Tuesday, 12 May 2026 - 22:13 WIB

Ayah Korban Minta Keadilan atas Kasus Dugaan Asusila di SDIT Juara

Tuesday, 12 May 2026 - 16:54 WIB

GEMA CITA Apresiasi Teknologi Hidrotermal Percepat Pengolahan Sampah Jakarta

Tuesday, 12 May 2026 - 10:34 WIB

LBH CHAKRA BERSATU Apresiasi Respons Polres Jakarta Utara,Kasus SPBU Walang Mulai Didalamnya

Berita Terbaru