Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Thursday, 23 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

chakradetik.com // BANDUNG-Wacana pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mulai menjadi perhatian publik. Sejumlah nama perwira tinggi Polri disebut-sebut memiliki peluang untuk menduduki jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), salah satunya Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Karyoto.

Dukungan terhadap Komjen Pol Karyoto terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan datang dari Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad, S.H., yang menilai Karyoto sebagai sosok pemimpin yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta kedekatan dengan masyarakat dan kalangan ulama.

Menurut KH Juhadi, Indonesia membutuhkan figur Kapolri yang tidak hanya mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu membangun sinergi dengan berbagai elemen bangsa dalam mendukung program pembangunan nasional.

“Komjen Pol Karyoto adalah pemimpin yang memiliki pengalaman lengkap, integritas, serta kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Dalam berbagai penugasan strategis yang pernah diembannya, beliau selalu membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok tani, hingga organisasi kemasyarakatan,” ujar KH Juhadi kepada wartawan.

Ia menilai pendekatan humanis dan kolaboratif yang selama ini ditunjukkan Karyoto menjadi modal penting bagi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di masa mendatang.

KH Juhadi juga menyoroti kiprah Komjen Pol Karyoto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Menurutnya, Karyoto menunjukkan perhatian besar terhadap berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan organisasi masyarakat.

Menurutnya, keamanan nasional tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum semata, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial, ketersediaan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kapolri ke depan harus mampu menghadirkan Polri sebagai mitra masyarakat dalam menyukseskan berbagai program strategis pemerintah. Saya melihat hal itu ada dalam diri Komjen Pol Karyoto,” katanya.

Selain itu, rekam jejak panjang Karyoto di institusi Polri juga menjadi salah satu alasan kuat dukungan tersebut. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 itu telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade dengan menempati berbagai posisi penting di lingkungan Polri maupun lembaga negara lainnya.

Kariernya antara lain pernah bertugas di lingkungan Bareskrim Polri, menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kapolda Metro Jaya, hingga saat ini dipercaya mengemban tugas sebagai Kabaharkam Polri.

Bagi KH Juhadi, pengalaman lintas bidang tersebut menjadi modal kepemimpinan yang komprehensif dalam menghadapi tantangan Polri ke depan, mulai dari pemberantasan korupsi, penanganan kejahatan siber, peredaran narkotika, konflik sosial, hingga penguatan sistem keamanan nasional.

Lebih lanjut, ia menilai Komjen Pol Karyoto memiliki hubungan yang baik dengan kalangan ulama dan pondok pesantren, khususnya di wilayah Jawa Barat. Kedekatan tersebut dinilai menjadi nilai tambah dalam membangun komunikasi antara institusi Polri dengan masyarakat.

“Komjen Pol Karyoto dikenal dekat dengan para ulama dan memiliki perhatian terhadap perkembangan pondok pesantren. Selama seorang pemimpin dekat dengan ulama, insya Allah akan amanah dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, KH Juhadi berharap Presiden Prabowo Subianto dapat memilih figur terbaik yang mampu membawa Polri semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat. (Tim)

Berita Terkait

Saeful Geram! Ketua DPP PBB Ingatkan Dedi Mulyadi Jangan Giring Publik ke Hukum Rimba
Berlogo Gajah Ganesa Bukan Berarti HIKMAHBUDHI Sayap Partai Gajah
Rita Irawati Minta Pemprov DKI Jakarta Fokus Kurangi 334 Ribu Pengangguran di Tengah Gaji ke-13 PPPK
PETIR DKI Jakarta Siap Bangun Persaudaraan dan Hapus Stigma Negatif Terhadap Warga Indonesia Timur
Kasus Fortuner Terblokir Belum Tuntas, Pemilik Rental Soroti Penanganan Perkara di Polresta Bandung
Gubernur Pramono Perkuat Sinergi Pemprov DKI dengan RSPI Sulianti Saroso untuk Tingkatkan Ketahanan Kesehatan Jakarta
Keluarga Korban Kritik Jalannya Sidang,Desak Pengadilan Ungkap Fakta Sebenarnya
Usai Sidang Pembunuhan Dua Debt Collector, Suasana PN Jakarta Selatan Memanas

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 15:29 WIB

Saeful Geram! Ketua DPP PBB Ingatkan Dedi Mulyadi Jangan Giring Publik ke Hukum Rimba

Tuesday, 28 July 2026 - 07:10 WIB

Berlogo Gajah Ganesa Bukan Berarti HIKMAHBUDHI Sayap Partai Gajah

Monday, 27 July 2026 - 23:02 WIB

Rita Irawati Minta Pemprov DKI Jakarta Fokus Kurangi 334 Ribu Pengangguran di Tengah Gaji ke-13 PPPK

Saturday, 25 July 2026 - 23:09 WIB

PETIR DKI Jakarta Siap Bangun Persaudaraan dan Hapus Stigma Negatif Terhadap Warga Indonesia Timur

Friday, 24 July 2026 - 09:45 WIB

Kasus Fortuner Terblokir Belum Tuntas, Pemilik Rental Soroti Penanganan Perkara di Polresta Bandung

Thursday, 23 July 2026 - 16:00 WIB

Keluarga Korban Kritik Jalannya Sidang,Desak Pengadilan Ungkap Fakta Sebenarnya

Thursday, 23 July 2026 - 14:47 WIB

Usai Sidang Pembunuhan Dua Debt Collector, Suasana PN Jakarta Selatan Memanas

Thursday, 23 July 2026 - 12:54 WIB

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Berita Terbaru

Uncategorized

Berlogo Gajah Ganesa Bukan Berarti HIKMAHBUDHI Sayap Partai Gajah

Tuesday, 28 Jul 2026 - 07:10 WIB