Kepala Syahbandar Indramayu Klaim Awasi Pengisian BBM Solar di Karangsong Yang Kebakaran

Friday, 7 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

chakradetik.com //  Indramayu – Insiden kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Karangsong Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, saat pengisian BBM solar ke tempat penampungan melaui mobil tangki PT.PBP masih diperbincangkan publik, pada Jum’at (07/08/2026).

Diperbincangkan publik dalam insiden yang menghebohkan tersebut yakni terkait saffety (keamanan), pengawasan pihak berwenang saat pendistribisian BBM solar dari mobil tangki ke tempat penampungan di kapal nelayan.

Kesesuaian BBM solar industri yang didistribusikan PT.PBP Trans Group juga tidak luputan dari pantauan dan sorotan tajam publik.

Kepala Syahbandar PP Karangsong Indramayu, Nurdiana Sigit Purnama, saat dihubungi melalui pesan whatsapp, pada Kamis (06/08/2026), memberikan sederet penjelasan normatif terkait kejadian di Karangsong tersebut.

Dalam penjelasannya, Sigit mengklaim bahwa jajarannya sudah melakukan pengawasan pengisian BBM solar di lokasi dan membantu langkah awal ketika muncul api saat awal terjadinya kebakaran tersebut.

“Bersama awak kapal mengupayakan pemadaman menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), akan tetapi tidak berhasil,”Terangnya saat dimintai mengenai pengawasan pengisian BBM solar.

Kemudian dikarenakan hal tersebut, lanjut Sigit, jajara petugasnya berupaya mencari solusi lain dengan mengambil diesil alcon di kantor pelayanan, sedangkan pihaknya tetap berkoordinasi dengan Koperasi Perikanan Laut (KPL) setempat untuk menghubungi pemadam kebakaran.

“Dikarenakan lokasi kantor dan kejadian lumayan jauh, ketika kembali ke lokasi petugas kami mendapati api sudah membesar,”Terangnya

Dalam hal ini, Sigit menyatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan ke pihak PT supllier untuk koperatif memberikan keterangan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) serta pertanggung jawaban kepada pelaku usaha yang terdampak kerugian.

“Kami sudah menyampaikan ke pihak PT supplier untuk koperatif, Insya Allah besok akan dilakukan tindak lanjut,”Jelasnya

Diberitakan sebelumnya, sejumlah kapal nelayan di Pelabuhan Karangsong Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ludes terbakar. Kepulan asap berwarna hitam membumbung tinggi di kawasan pesisir tersebut.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, insiden yang bikin panik warga tersebut terjadi pada Kamis (06/08/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Salah satu pemilik kapal nelayan yang terbakar, Hj.Yuni, menuturkan bahwa kejadian bermula saat kapal miliknya tengah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) solar ke tempat penampungan dari mobil tangki PT.PBP Trans Group.

Dengan kondisi syok, Hj Yuni mengatakan bahwa api tiba-tiba menyala di kapal nelayan miliknya hingga kebakaran tersebut meluas ke warung sekitar dan kapal disebelahnya. Mobil pajero yang terparkir disekitar tempat kejadian miliknya juga ludes dilalap si jago merah.

“Yang satunya kapal saya, lagi ngisi solar dari mobil tangki PT.PBP ke tempat penampungan, katanya api muncul dari kapal saya,”Tutur Hj.Yuni dengan nada sedih karena syok.

Menurut Hj.Yuni, kapal nelayan lainnya yang turut terbakar diduga merupakan milik Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra. Namun, informasi ini belum dipastikan secara independent.

Diperkirakan 4 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Sebelum di lokasi kejadian, tampak sejumlah mobil tangki transportir BBM solar PT.PBP Trans Group berhenti di tepi jalan. Diduga, mobil tersebut hendak bahkan sudah mendistribusikan muatannya ke kepal nelayan.

*Saffety, pengawasan pihak berwenang, dan keaslian BBM solar industri disorot*

Koordinator Umum Forum Peduli Indramayu (Koordum FPI), Masdi, merasa prihatin atas insiden tersebut. Kendati demikian, ia bersama organisasinya menyoroti mengenai saffety, pengawasan pihak berwenang, serta keaslian BBM solar industri yang didistribusikan dari PT.PBP Trans Group.

Menurutnya, insiden dapat diminimalisir jika pihak-pihak yang terlibat betul-betul memperhatikan saffety first. Pengawasan dari pihak berwenang juga mencegah kelalaian oknum di lokasi apa bila berjalan sebagaimana mestinya.

( Hasan )

Berita Terkait

Tarian Semarak Jali-Jali Betawi Pecahkan Rekor MURI di Indonesia International Culture Festival (IICF) 2026
PWJU Resmi Dideklarasikan, Bidik Penguatan Profesionalisme Wartawan
DPW PETIR DKI Jakarta Serahkan Donasi Rp18,155 Juta untuk Plores — NTT
Anshor Mu’min Sampaikan Permohonan Maaf dan Apresiasi Kepada Jusuf Hamka
Aksi Damai di Gedung DPR Serukan Penghentian Premanisme dan Tegakkan Supremasi Hukum
Polantas Karib Personil Induk PJR BSD Korlantas Polri Aiptu Tri Cahyadi Membantu Pengendara Memberikan Pompa Oksigen Portable
Gerakan Pilah Sampah Digencarkan di Kalibaru, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Forum Asta Cita Indonesia Gelar Webinar Nasional, Bahas Pro-Kontra MBG: Lanjut atau Evaluasi Total

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 20:44 WIB

Tarian Semarak Jali-Jali Betawi Pecahkan Rekor MURI di Indonesia International Culture Festival (IICF) 2026

Thursday, 10 September 2026 - 16:11 WIB

PWJU Resmi Dideklarasikan, Bidik Penguatan Profesionalisme Wartawan

Saturday, 5 September 2026 - 18:55 WIB

Anshor Mu’min Sampaikan Permohonan Maaf dan Apresiasi Kepada Jusuf Hamka

Friday, 4 September 2026 - 19:26 WIB

Aksi Damai di Gedung DPR Serukan Penghentian Premanisme dan Tegakkan Supremasi Hukum

Friday, 4 September 2026 - 06:27 WIB

Polantas Karib Personil Induk PJR BSD Korlantas Polri Aiptu Tri Cahyadi Membantu Pengendara Memberikan Pompa Oksigen Portable

Thursday, 3 September 2026 - 09:41 WIB

Gerakan Pilah Sampah Digencarkan di Kalibaru, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Thursday, 3 September 2026 - 09:07 WIB

Forum Asta Cita Indonesia Gelar Webinar Nasional, Bahas Pro-Kontra MBG: Lanjut atau Evaluasi Total

Wednesday, 2 September 2026 - 20:13 WIB

DPP Pemuda Bulan Bintang Resmi Dilantik, Bidik Penguatan Basis hingga Aceh–Papua

Berita Terbaru

Uncategorized

PWJU Resmi Dideklarasikan, Bidik Penguatan Profesionalisme Wartawan

Thursday, 10 Sep 2026 - 16:11 WIB