Ayah Korban Minta Keadilan atas Kasus Dugaan Asusila di SDIT Juara

Tuesday, 12 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

chakradetik.com // Jakarta Utara, Selasa 12 Mei 2026 — Kasus dugaan tindak asusila yang terjadi terhadap seorang guru wanita berinisial SL di SDIT Juara menjadi sorotan publik. Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh seorang penjaga sekolah berinisial PR.

Kasus ini menuai perhatian sejumlah pihak karena dinilai kurang transparan dalam proses penyelesaiannya. Bahkan, muncul dugaan adanya intimidasi oleh oknum penyidik Polda Metro Jaya berinisial DS dalam proses mediasi yang dilakukan secara kekeluargaan.

Habibah Binti Ganna selaku pemilik LBH Chakra Bersatu sekaligus Ketua Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) menyampaikan bahwa dugaan intimidasi tersebut muncul setelah salah satu guru menghadirkan saudaranya yang diketahui berprofesi sebagai anggota Polri dalam proses mediasi.

“Sangat disayangkan adanya dugaan intervensi oleh oknum penyidik Polda yang diundang oleh salah satu guru pendidik karena hubungan saudara. Hal tersebut dinilai dapat memengaruhi netralitas dalam penyelesaian perkara,” ujar Habibah kepada awak media.

Saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut, Kepala Sekolah berinisial MN menyampaikan bahwa telah dilakukan mediasi secara kekeluargaan dan persoalan dianggap telah selesai.

“Sudah terjadi mediasi kekeluargaan, dan turut hadir oknum penyidik Polda dalam musyawarah tersebut, jadi saya anggap sudah clear,” terang MN.

Sementara itu, EM yang merupakan ayah korban menuturkan bahwa mediasi telah dilakukan sebanyak dua kali. Mediasi pertama dilakukan Jumat 8/5/2026 dan mediasi kedua itu di lakukan secara lisan pada Senin 11 mei 2026 .

“Pelaku inisial PR mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Namun untuk legalitasnya kami meminta pernyataan tertulis, termasuk kesepakatan penyelesaian secara kekeluargaan,” ujarnya.

EM berharap ada keadilan bagi anaknya yang disebut mengalami trauma psikologis akibat peristiwa tersebut.

“Psikologinya terganggu dan sampai sekarang masih trauma. Seharusnya pihak sekolah bersikap tegas terhadap dugaan tindak asusila tersebut,” imbuhnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua I PWJU, Liyas Manuri Aji, turut menyayangkan adanya dugaan intervensi dalam proses mediasi.

“Seharusnya mediasi dilakukan secara netral tanpa melibatkan pihak yang tidak berkaitan langsung dengan perkara. Kami menilai ada dugaan intervensi yang dapat memengaruhi kondisi psikologis korban,” tegasnya.

Habibah Binti Ganna juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengawal kasus tersebut sejak awal, namun tidak dilibatkan dalam mediasi pertama.

“Seharusnya saat mediasi pertama saya juga dilibatkan karena kami mengawal kasus ini dari awal. Namun pihak sekolah justru mengundang oknum penyidik yang tidak berkaitan langsung dengan perkara tersebut,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan intimidasi maupun tindak lanjut penanganan kasus tersebut.

( Hbb )

Berita Terkait

Dalam Rapat Internal,Nena Terpilih Jadi Ketua Panitia Natal, DPW PETIR DKI Jakarta Matangkan Persiapan Agenda Organisasi
Koprabu Indonesia Law Firm Gelar Aksi Bakti Sosial “Berbagi Karya Menebar Bahagia” di Kemayoran
Golkar Jakarta Utara Gelar Musda XL Fokus Perkuat Soliditas dan Pelayanan Masyarakat
Transparansi Paket Jalan dan Trotoar Jakarta Utara Dipertanyakan, Masyarakat Desak Evaluasi Hingga Audit Anggaran
Tak Hanya Kredit Rumah, Layanan Harian Tuai Pujian, Kepuasan Capai 89%
Ada Papan Larangan, Sahabat Alam Hijau Desak Gakkum Periksa PT Ifishdeco Tbk
Perkuat Pemahaman Hukum Generasi Muda, BNN Jakarta Utara Sosialisasikan P4GN di SMAN 80 Jakarta
Bareskrim Tangkap Buron Penyelundup Hp Ilegal Rp 253M di Bandara Soetta

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 20:12 WIB

Dalam Rapat Internal,Nena Terpilih Jadi Ketua Panitia Natal, DPW PETIR DKI Jakarta Matangkan Persiapan Agenda Organisasi

Wednesday, 21 October 2026 - 12:07 WIB

Koprabu Indonesia Law Firm Gelar Aksi Bakti Sosial “Berbagi Karya Menebar Bahagia” di Kemayoran

Saturday, 17 October 2026 - 16:56 WIB

Golkar Jakarta Utara Gelar Musda XL Fokus Perkuat Soliditas dan Pelayanan Masyarakat

Thursday, 15 October 2026 - 12:04 WIB

Transparansi Paket Jalan dan Trotoar Jakarta Utara Dipertanyakan, Masyarakat Desak Evaluasi Hingga Audit Anggaran

Monday, 12 October 2026 - 21:07 WIB

Ada Papan Larangan, Sahabat Alam Hijau Desak Gakkum Periksa PT Ifishdeco Tbk

Friday, 9 October 2026 - 16:33 WIB

Perkuat Pemahaman Hukum Generasi Muda, BNN Jakarta Utara Sosialisasikan P4GN di SMAN 80 Jakarta

Friday, 9 October 2026 - 16:06 WIB

Bareskrim Tangkap Buron Penyelundup Hp Ilegal Rp 253M di Bandara Soetta

Thursday, 8 October 2026 - 19:08 WIB

Anggaran Rp1,73 Miliar, Proyek Gedung Aki Tirem Jadi Sorotan: PWJU Desak Transparansi dan Akuntabilitas

Berita Terbaru