
JAKARTA — Sekretaris Jenderal PP PERISAI Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai berita, informasi, maupun flyer ajakan kerusuhan yang beredar di media sosial dan belum terverifikasi.
Muhammad Nur Ohoitenan menilai, maraknya narasi tersebut patut disikapi secara bijak karena berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan adanya kemungkinan upaya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan narasi provokatif dan membangun persepsi seolah-olah situasi nasional berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
Muhammad nur ohoitenan juga menegaskan kepada masyarakat pada umumnya agar Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Verifikasi terlebih dahulu. Jangan sampai kita ikut menyebarkan ketakutan yang dapat memecah persaudaraan dan mengganggu ketertiban umum,” ujar Muhammad Nur Ohoitenan.
Ia juga meminta masyarakat tidak menjadi bagian dari rantai penyebaran konten provokatif. Menurutnya, satu informasi yang tidak terverifikasi dapat menyebar luas dan memengaruhi persepsi publik, bahkan berpotensi mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi.
“Kalau informasi itu belum jelas, jangan diteruskan. Kita harus berhenti sejenak, cek sumbernya, dan pastikan kebenarannya. Jangan beri ruang bagi pihak yang ingin memperkeruh suasana atau memecah persatuan,” katanya.
Menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia, Muhammad Nur Ohoitenan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan kesatuan. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi, tetapi persaudaraan dan keutuhan bangsa harus tetap menjadi kepentingan bersama.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan kehilangan persaudaraan. Tidak perlu takut dan panik. Mari kita jaga ketenangan, jangan mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga Indonesia,” pungkasnya.






