Ketua FSPMI Jatim Desak Kemenkum Revisi SK dan Pertanyakan Dana PT Pakerin di LPS

Friday, 16 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

chakradetik.com // Ketua DPW FSPMI Jawa Timur mendesak Kementerian Hukum dan HAM untuk merevisi Surat Keputusan Nomor 38 Tahun 2024 serta mempertanyakan kejelasan dana PT Pabrik Kertas Indonesia (PT Pakerin) yang dikelola Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ketua DPW FSPMI Jawa Timur Jazuli bersama sekitar 150 perwakilan buruh PT Pakerin Mojokerto, Kementerian Hukum dan HAM, serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Rabu, 15 Januari, usai aksi unjuk rasa yang digelar selama dua hari berturut-turut.

Di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta.

Ribuan pekerja PT Pakerin menjadi korban akibat kebijakan administratif yang dinilai keliru. Kementerian Hukum mencabut akta perusahaan hingga tahun 2024, padahal putusan Mahkamah Agung hanya memerintahkan pencabutan akta tahun 2020. Hal tersebut menyebabkan PT Pakerin seolah tidak memiliki pengusaha, sehingga operasional perusahaan terhenti dan hak-hak buruh terancam. Selain itu, dana perusahaan hampir Rp1 triliun yang tersimpan di Bank Prima tidak dapat dicairkan dan dinyatakan tidak jelas keberadaannya setelah berada di bawah pengelolaan LPS

FSPMI melakukan aksi unjuk rasa dan menyampaikan tuntutan langsung kepada Kementerian Hukum dan LPS. Mereka meminta revisi SK agar sesuai putusan Mahkamah Agung serta mendesak LPS mencairkan dana PT Pakerin untuk menghidupkan kembali operasional perusahaan. Jika tidak ada kejelasan, FSPMI menyatakan akan membawa persoalan ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

( Zul)

Berita Terkait

Kawal Transparansi BUMN, Koalisi GSM dan PERMANAS Gelar Aksi Damai di RANS Office Building BSD
Abi Munif Apresiasi dan Dukung Penuh Kortastipidkor Polri dalam Pemberantasan Korupsi
PJR Tol Nduk Serang Melaksanakan Pernetiban di bahu Jalan
Pelapor Mengaku Sudah Penuhi Seluruh Permintaan Penyidik, Kasus Dugaan Penipuan Masih Menggantung
Pajero Nusantara Kopdarnas Tiga di Semarang Tanggal 4-5 Juli 2026
Sharing Session Jurnalis Perkotaan dan Pengaruh Media Sosial di Jakarta Utara
Kasus Bea Cukai, MPPI Ingatkan Pembuktian Hukum Lebih Penting dari Opini Publik
Aiptu Try Cahyadi Induk PJR BSD Menyapa Pengendara yang di Bahu Jalan Akibat Mobilnya Mengalami Kehabisan Air Radiator 

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 17:21 WIB

Kawal Transparansi BUMN, Koalisi GSM dan PERMANAS Gelar Aksi Damai di RANS Office Building BSD

Friday, 10 July 2026 - 14:43 WIB

Abi Munif Apresiasi dan Dukung Penuh Kortastipidkor Polri dalam Pemberantasan Korupsi

Wednesday, 8 July 2026 - 04:59 WIB

PJR Tol Nduk Serang Melaksanakan Pernetiban di bahu Jalan

Tuesday, 7 July 2026 - 19:45 WIB

Pelapor Mengaku Sudah Penuhi Seluruh Permintaan Penyidik, Kasus Dugaan Penipuan Masih Menggantung

Monday, 6 July 2026 - 20:56 WIB

Pajero Nusantara Kopdarnas Tiga di Semarang Tanggal 4-5 Juli 2026

Monday, 6 July 2026 - 14:28 WIB

Sharing Session Jurnalis Perkotaan dan Pengaruh Media Sosial di Jakarta Utara

Monday, 6 July 2026 - 10:15 WIB

Kasus Bea Cukai, MPPI Ingatkan Pembuktian Hukum Lebih Penting dari Opini Publik

Monday, 6 July 2026 - 06:06 WIB

Aiptu Try Cahyadi Induk PJR BSD Menyapa Pengendara yang di Bahu Jalan Akibat Mobilnya Mengalami Kehabisan Air Radiator 

Berita Terbaru