Sering Terjadi Kecelakaan, FPPJ Desak Pramono Anung Evaluasi Jajaran Direksi Transjakarta

Tuesday, 24 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chakradetik.com – Jakarta – 24/02/2026 –  Kecelakaan berturut-turut selama dua hari yang terjadi pada jasa transportasi Transjakarta yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dibawah naungan Pemprov DKI Jakarta, kejadian ini merupakan kode Alam untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Bahkan, alam seolah-olah mendesak Pramono Anung segera membenahi jajaran Direksi Transjakarta.

“Jangan pernah lawan Alam. Itu suatu petunjuk untuk Pak Pramono selaku Gubernur DKI Jakarta agar segera benahi,”ujar ​Ketua Umum FPPJ, Endriansyah dalam keterangannya Selasa, (24/02/2026).

Ryan menilai, ​insiden kecelakaan terbaru “adu bandot” antara dua armada bus (operator BMP 263 dan MYS 17100) di jalur layang Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir terjadi pada Senin pagi, (23/2/2026) mengakibatkan 18 orang luka-luka.

Peristiwa ini terjadi hanya berselang sebelas hari dari kecelakaan maut di Pondok Labu, (12/2/2026) yang menewaskan seorang pejalan kaki berinisial S (27), Bahkan terbaru kabarnya di Jembatan Merah Ancol juga terjadi motor ojol dijejek oleh Busway (Transjakarta).

“Ini bukti buruknya kinerja manejemen, Sehingga membuat keselamatan penumpang dikhawatirkan tidak terjamin,”bebernya.

Dilain sisi, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memastikan, Bahwa 18 pelanggan yang terluka dalam insiden di Koridor 13 telah mendapatkan perawatan di RS Sari Asih. Seluruh biaya penanganan medis dipastikan akan ditanggung oleh Transjakarta bersama pihak operator.

​“Fokus utama Kami adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” ujar Ayu dalam keterangan resminya kepada wartawan.

​FPPJ menegaskan bahwa kompensasi pengobatan saja tidak cukup untuk menebus rasa aman warga. Endriansyah meminta Gubernur Pramono Anung untuk bertindak tegas dan tidak membiarkan jajaran Direksi bekerja tanpa standar akuntabilitas yang jelas.

​”Warga Jakarta berhak mendapatkan layanan transportasi yang aman dan transparan. Jika Direksi saat ini tidak mampu menjamin nyawa penumpang dan akuntabilitas keuangan, Maka evaluasi total atau pencopotan jabatan adalah harga mati demi menjaga kredibilitas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” tutup Endriansyah.

Berita Terkait

Diduga Gudang Penimbunan Solar di Tambak Mayor Ruko Tidar Kembali Beroperasi, Aparat Diminta Lakukan Penyelidikan
Hukum Dijadikan Alat Tawar-Menawar: Runtuhnya Marwah Penegak Hukum dan Gugat Kredibilitas DPR RI
MERUNTUHKAN TOPENG KEADILAN – KETIKA PENEGAK HUKUM MENJADI SARANG MAFIA DAN KORUPTOR
MADURA ASLI SEDARAH (MADAS) DPD DKI JAKARTA TEGASKAN DUKUNGAN PENUH KEPADA KORTASTIPIDKOR POLRI: “BERSAMA POLRI WUJUDKAN INDONESIA BERSIH DARI KORUPSI”
Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai Disorot, GERTAK Minta KPK Usut Tuntas
Kekerasan Terhadap Sekretaris PKC PMII Riau Adalah Serangan Terhadap Demokrasi, Kapolda Riau dan Kapolresta Pekanbaru diminta Segera Tangkap Para Pelaku
Kasus Dugaan Peganiayaan Berujung intimidasi Wartawan,’PWI Jakbar Minta Oknum Polisi Di Periksa
DPD MADURA ASLI SEDARAH (MADAS) DKI JAKARTA PERKUAT KONSOLIDASI ORGANISASI MELALUI RAPAT RUTIN BULANAN DAN PENGAJIAN BERSAMA

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 23:32 WIB

Diduga Gudang Penimbunan Solar di Tambak Mayor Ruko Tidar Kembali Beroperasi, Aparat Diminta Lakukan Penyelidikan

Friday, 10 July 2026 - 16:20 WIB

Hukum Dijadikan Alat Tawar-Menawar: Runtuhnya Marwah Penegak Hukum dan Gugat Kredibilitas DPR RI

Friday, 10 July 2026 - 03:07 WIB

MERUNTUHKAN TOPENG KEADILAN – KETIKA PENEGAK HUKUM MENJADI SARANG MAFIA DAN KORUPTOR

Wednesday, 8 July 2026 - 18:29 WIB

Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai Disorot, GERTAK Minta KPK Usut Tuntas

Monday, 6 July 2026 - 22:23 WIB

Kekerasan Terhadap Sekretaris PKC PMII Riau Adalah Serangan Terhadap Demokrasi, Kapolda Riau dan Kapolresta Pekanbaru diminta Segera Tangkap Para Pelaku

Friday, 3 July 2026 - 20:45 WIB

Kasus Dugaan Peganiayaan Berujung intimidasi Wartawan,’PWI Jakbar Minta Oknum Polisi Di Periksa

Friday, 3 July 2026 - 16:03 WIB

DPD MADURA ASLI SEDARAH (MADAS) DKI JAKARTA PERKUAT KONSOLIDASI ORGANISASI MELALUI RAPAT RUTIN BULANAN DAN PENGAJIAN BERSAMA

Thursday, 2 July 2026 - 18:32 WIB

IDM: Jangan Bangun Opini Di Persidangan Kasus Bea Cukai, Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

Berita Terbaru