Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan Deportasi Suami Anne Yulia

Monday, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chakradetik.com – Denpasar – 6/4/2026 – Tim kuasa hukum Anne Yulia mendatangi Imigrasi Kelas I A Denpasar terkait deportasi suami kliennya yang dinilai janggal.

Pasalnya, selama kurang lebih dua tahun, pihak keluarga tidak pernah menerima Surat Keputusan (SK) deportasi secara tertulis.

“Sudah dua tahun berjalan tanpa adanya SK resmi,” ujar M.I. ROSADI, S.H., S.E., M.H.

Kuasa hukum lainnya, Habibah binti Ganna, menilai tindakan tersebut tidak transparan, terlebih terhadap warga negara asing yang diketahui memiliki investasi di Indonesia.

Ane Yulia menyebut proses deportasi tidak jelas, karena pihak imigrasi hanya menunjukkan berkas secara singkat dengan alasan tidak adanya hubungan resmi serta adanya video yang dianggap meresahkan, meski lokasi kejadian berada di area privat.

Ia pun meminta perhatian pemerintah pusat agar kasus ini ditindaklanjuti secara serius.

Sementara itu, tokoh adat I Made Warjaya menegaskan pentingnya perlindungan terhadap investor asing demi menjaga perekonomian dan citra pariwisata Bali.

Kuasa hukum berharap Imigrasi Kelas I A Denpasar bertindak profesional serta segera menerbitkan SK deportasi untuk kepentingan hukum, termasuk sebagai alat bukti di Polda Bali.

Berita Terkait

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru
MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA
JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja
Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026
Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana
Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 19:38 WIB

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

Tuesday, 6 October 2026 - 21:57 WIB

MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA

Tuesday, 6 October 2026 - 17:41 WIB

JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor

Tuesday, 6 October 2026 - 17:08 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja

Monday, 5 October 2026 - 18:54 WIB

Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026

Sunday, 4 October 2026 - 14:37 WIB

Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana

Sunday, 4 October 2026 - 12:16 WIB

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terbaru