Polri Harus di Kembalikan Pada Mandat Rakyat Sesuai Amanah Reformasi 98

Friday, 5 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chakradetik.com / Jakarta / Reformasi Kepolisian yang jelas dan terukur yang sejalan dengan mandat reformasi yang termaktub dalam TAP MPR nomor VI tahun 2000 Tentang Pemisahan TNI dan Polri, TAP MPR nomor VII Tentang Peran TNI dan Polri, Serta perubahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sistem politik yang harusnya di Reformasi terlebih dulu bukan hanya Polri yang hanya di Reformasi, Sebab sepanjang sistem politik tidak di Reformasi tidak akan ada perubahan ditubuh semua Aparatur Penegak Hukum. Kata Muhammad Anshor Mumin, Direktur Timur Barat Research Center (TBRC) dan juga Sekjen Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) dalam keterangannya kepada wartawan Jumat, (5/12/2025).

“Sebab sejak Reformasi akibat sistem politik yang tidak sesuai dengan cita-cita Reformasi 98 menjadikan Institusi Polri diduga menjadi partisan dari partai atau elite politik dan oligarki yang berkuasa pada pemerintahan tersebut,” tegas Anshor.

“Penguasaan terhadap Polri secara politik menyebabkan fungsi Polri yang sebenar tidak berjalan sesuai amanah Reformasi 98,” ujar Anshor.

“Hal ini juga membuat Polri akhirnya dijadikan musuh oleh masyarakat, lanjutnya.

“Tentu saja selama ini untuk segala pelatihan-pelatihan Polri untuk menjadikan Polri yang profesional oleh Institusi Polri tidaklah kurang,” ungkapnya.

Karena Itu Reformasi Polri sesuai dengan amanah Reformasi 98 untuk menjadikan Polri sebagai garda terdepan penjaga demokratisasi yang profesional, jangan justru mengkerdilkan tugas Polri nantinya misalnya dengan menjadi Institusi Polri kembali di bawah Kemenhan atau TNI atau bahkan merubah Polri menjadi Kementrian.

“Karena Itu Reformasi Kepolisian di Indoneaia harus melibatkan inisiatif-inisiatif, seperti meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas publik melalui manajemen integritas, Memodernisasi kepemimpinan dan Pelatihan dengan fokus pada layanan dan teknologi baru, serta memperkuat kemitraan masyarakat,” papar Anshor.

“Reformasi lain yang harus di kedepankan meliputi penguatan Unit kualitas layanan, Merevisi pelatihan agar lebih berfokus pada layanan masyarakat dan manajemen konflik, Serta memperluas kerjasama dengan lembaga-lembaga masyarakat lainnya,” terang Anshor.

“Meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas publik
manajemen integritas dengan menerapkan kerangka kerja manajemen integritas yang komprehensif untuk mengawasi etika kepolisian, Menyediakan komunikasi dua arah, dan menangani masalah melalui petugas dan komite integritas,” tandasnya.

Perlu adanya Keterlibatan Publik: Memperkuat kesadaran publik akan peran mereka dalam menjaga ketertiban dan keamanan publik melalui kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan, Termasuk Lembaga pemerintah, Sekolah, dan LSM.

“Polri harus mengadopsi praktik modern, termasuk pembelajaran daring dan berbasis kerja, Serta mengevaluasi kembali konten pelatihan kepemimpinan agar mencakup strategi pembelajaran yang lebih transformatif dan berorientasi pada tindakan,” ujarnya.

Polri memperbarui silabus pelatihan rekrutmen agar lebih berfokus pada mata pelajaran yang berkaitan dengan layanan seperti manajemen konflik dan layanan pelanggan, daripada pendidikan dan latihan legalistik.

Polri harus meningkatkan kerjasama dengan Biro pemerintah, Entitas swasta, sekolah, dan LSM untuk menjaga dan memulihkan ketertiban dan keamanan publik.

“Berupaya untuk bertransformasi dari Paramiliter menjadi Kepolisian yang lebih berorientasi layanan melalui inisiatif seperti kampanye “Hidup dengan nilai-nilai kebaikan dan kejujuran”,” pungkas Anshor.

Berita Terkait

Kawal Transparansi BUMN, Koalisi GSM dan PERMANAS Gelar Aksi Damai di RANS Office Building BSD
Abi Munif Apresiasi dan Dukung Penuh Kortastipidkor Polri dalam Pemberantasan Korupsi
PJR Tol Nduk Serang Melaksanakan Pernetiban di bahu Jalan
Pelapor Mengaku Sudah Penuhi Seluruh Permintaan Penyidik, Kasus Dugaan Penipuan Masih Menggantung
Pajero Nusantara Kopdarnas Tiga di Semarang Tanggal 4-5 Juli 2026
Sharing Session Jurnalis Perkotaan dan Pengaruh Media Sosial di Jakarta Utara
Kasus Bea Cukai, MPPI Ingatkan Pembuktian Hukum Lebih Penting dari Opini Publik
Aiptu Try Cahyadi Induk PJR BSD Menyapa Pengendara yang di Bahu Jalan Akibat Mobilnya Mengalami Kehabisan Air Radiator 

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 17:21 WIB

Kawal Transparansi BUMN, Koalisi GSM dan PERMANAS Gelar Aksi Damai di RANS Office Building BSD

Wednesday, 8 July 2026 - 04:59 WIB

PJR Tol Nduk Serang Melaksanakan Pernetiban di bahu Jalan

Tuesday, 7 July 2026 - 19:45 WIB

Pelapor Mengaku Sudah Penuhi Seluruh Permintaan Penyidik, Kasus Dugaan Penipuan Masih Menggantung

Monday, 6 July 2026 - 20:56 WIB

Pajero Nusantara Kopdarnas Tiga di Semarang Tanggal 4-5 Juli 2026

Monday, 6 July 2026 - 14:28 WIB

Sharing Session Jurnalis Perkotaan dan Pengaruh Media Sosial di Jakarta Utara

Monday, 6 July 2026 - 10:15 WIB

Kasus Bea Cukai, MPPI Ingatkan Pembuktian Hukum Lebih Penting dari Opini Publik

Monday, 6 July 2026 - 06:06 WIB

Aiptu Try Cahyadi Induk PJR BSD Menyapa Pengendara yang di Bahu Jalan Akibat Mobilnya Mengalami Kehabisan Air Radiator 

Saturday, 4 July 2026 - 14:11 WIB

PT. Gamal Hikmah Pusaka (GHP Tour) Merupakan Perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Yang Telah Memiliki Izin Resmi Sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK)

Berita Terbaru