Stop Tawuran! Aksi Begal & Tawuran Bikin Resah, PENA BANGSA Desak Tindakan Tegas

Sunday, 19 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, 18 Juli 2026 – Ahmad Fauzi, pendiri komunitas PENA BANGSA (Pemuda Peduli Penerus Bangsa), mendesak pihak keamanan untuk segera memperluas dan memperketat pengamanan wilayah, menyusul dua kejadian yang terjadi dalam satu malam di Jakarta Utara.

Dua insiden tersebut meliputi aksi pembegalan di kawasan Tanah Merah, Plumpang, serta tawuran remaja di wilayah Uka, Koja. Peristiwa ini dinilai menjadi alarm serius atas kondisi keamanan lingkungan, khususnya di wilayah padat penduduk.

Ahmad Fauzi menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak boleh dianggap biasa dan harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret dari aparat keamanan.

“Pengamanan harus diperluas dan diperketat, terutama di titik-titik rawan. Kejadian begal dan tawuran dalam satu malam ini menjadi peringatan keras bagi kita semua,” tegasnya.

Selain mendorong aparat bertindak cepat, Ahmad Fauzi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda, untuk lebih peduli terhadap masa depan bangsa dan lingkungan sekitar.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Stop tawuran! Mari kita jaga kampung kita dari begal. Masa depan bangsa ada di tangan kita semua, jangan dirusak dengan tindakan yang merugikan,” ujarnya.

PENA BANGSA juga mendorong adanya kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pemuda dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta aktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak berwenang.

Dengan meningkatnya kasus kriminalitas dan konflik remaja, diharapkan langkah tegas serta kepedulian bersama dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Berita Terkait

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru
MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA
JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja
Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026
Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana
Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 19:38 WIB

SELAMAT DAN SUKSES PROMOSI DOKTOR ILMU HUKUM Dr. Moh. Taufik, S. I .Kom., S .H., M .H. Ketua Umum DPP MADAS SEDARAH

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

Tuesday, 6 October 2026 - 21:57 WIB

MK TAK TEMUKAN BUKTI IJAZAH YANG JADI DASAR PENYETARAAN GIBRAN, GUGATAN TETAP TAK DITERIMA

Tuesday, 6 October 2026 - 17:41 WIB

JR Style Hadirkan Layanan Powercoating dan Painting untuk Beragam Jenis Motor

Tuesday, 6 October 2026 - 17:08 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, 313 Pasal Jadi Payung Baru Pekerja

Monday, 5 October 2026 - 18:54 WIB

Pimpinan Redaksi Chakradetik.com Sampaikan Pesan pada Hari Guru Sedunia 2026

Sunday, 4 October 2026 - 14:37 WIB

Paulus Pinimet Pertanyakan Pembayaran Sisa Rp200 Juta Proyek Kantor Distrik Kuala Kencana

Sunday, 4 October 2026 - 12:16 WIB

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

Berita Terbaru